Skip to main content

Featured

Kisah Kucing Ini Menginspirasi Ribuan Orang untuk Membantu Hewan Teraniaya

Duniahewan.net  - Philadelphia mungkin kota yang tangguh dalam banyak hal, tetapi di balik gemerlapnya ada hati emas. Maret lalu, kasus penyiksaan hewan yang mengerikan terekam dalam film. Video itu menunjukkan dua pemuda mengikat sepasang anjing dengan kucing tetangga yang dikenal sebagai Buddy di lingkungan East Frankford. Anjing itu menganiaya kucing itu dengan mengerikan sampai seorang tetangga melihat apa yang terjadi dan menyelamatkannya. Remaja berusia 12 dan 17 tahun ditangkap karena kekejaman terhadap hewan, dan anjing mereka disita oleh SPCA Pennsylvania (PSPCA). PSPCA juga mengambil alih perawatan Buddy, yang berada di ambang kematian saat dipindahkan ke fasilitas veteriner darurat BluePearl. Kucing itu syok, tidak responsif, dan pendarahan internal. Dokter hewan tidak yakin dia akan berhasil, tetapi mereka segera mengetahui bahwa Buddy adalah pejuang! Setelah kejahatan yang mengejutkan itu menjadi viral, orang-orang di Kota Philadelphia b

Advertisement

Advertisement

Alasan Kucing Sering Berkelahi

 





Duniahewan, Kamu pasti pernah melihat atau mendengar kucing yang ada di sekitarmu atau peliharaanmu tengah berkelahi dengan sesama kucing lainnya.

Akan tetapi, apa sebenarnya alasan kucing berkelahi?

Ada alasan tertentu mengapa kucing bisa berkelahi satu sama lain. Hal itu dikarenakan kucing merupakan hewan teritorial.

Seekor kucing berkelahi dengan kucing lainnya untuk melindungi wilayahnya atau untuk mendapatkan lebih banyak wilayah. Ketahuilah bahwa kucing yang paling ramah sekali pun bisa berkelahi.

Sementara, hewan peliharaan yang tinggal bersama terkadang berakhir dengan pertengkaran agresif terhadap makanan, mainan, atau bahkan tempat favorit mereka untuk berbaring.

Cedera apa yang paling umum pada pertarungan kucing?

Beberapa luka luka perkelahian kucing terlihat sangat jelas sementara yang lain mungkin tersembunyi oleh bulu. Luka tusukan kecil sama berbahayanya dengan luka besar terbuka karena sulit terlihat.

Meskipun semua kucing berbeda, kemungkinan mereka menderita luka gigitan akan menunjukan satu atau beberapa tanda seperti pincang, mengeram, enggan untuk bergerak, lesu, kehilangan nafsu makan dan sebagainya.

Bagaimana perilaku kucing setelah berkelahi ?

Kamu akan memerhatikan bahwa kucingmu akan bertingkah aneh setelah bertengkar. Misalnya, jika kucing terluka parah, mereka mungkin akan marah dalam diam.

Kucing yang terluka juga terkadang menunjukan agresivitas yang lebih dari biasanya setelah berkelahi. Contohnya, kucing yang cidera akan sering menggigit atau mencakar pertahanan saat didekati.

Hal seperti ini bisa berbahaya bagi pemiliknya dan hewan peliharaan lainnya karena kucing sering membawa bakteri berbahaya seperti bartonella henselae, yang dapat menyebabkan kondisi yang disebut demam cakaran kucing.

Cara mengurangi risiko kucing berkelahi

Sterilisasi atau kebiri kucing peliharaanmu untuk mengurangi risiko perilaku kompetitif dan teritorial. Jaga kucing tetap di dalam rumah semalaman, untuk mencegah terjadi perkelahian di malam hari.

Setiap kucing di rumahmu masing-masing harus diberi mangkuk, kotak kotoran, dll khusus mereka sendiri untuk menghindari perilaku teritorial. Sediakan tempat bersantai atau ‘ruang aman’ untuk kucing di rumahmu.

Comments

Advertisement