Skip to main content

Featured

Sifat anak kucing ini terlihat setelah diselamatkan dari kematian

Duniahewan.net  - Terkadang takdir begitu kebetulan sehingga dua kehidupan bertemu secara tidak sengaja! Seorang netizen baru saja pindah, tetapi setelah pindah, dia menemukan suara yang sangat aneh. Dia menemukan kotoran kucing susu kecil di sudut loteng.  Dia bertanya-tanya mengapa itu ada di sini, mungkinkah itu mantan pemiliknya ... Namun, setelah banyak bertanya, saya menemukan bahwa ini adalah anak kucing yang dibesarkan oleh pemilik sebelumnya, diperkirakan pemilik tidak mengetahui bahwa induk kucing sedang hamil, jadi dia hanya mengambil kucing besar dan meninggalkan tandu. anak kucing. Sehingga netizen harus membawa mereka ke rumah sakit, berharap untuk menyelamatkan nyawa mereka, tetapi tiga dari mereka gagal untuk bertahan hidup, hanya menyisakan satu kucing. Entah karena warnanya, kucing sapi kecil ini makan banyak setiap hari, tapi ini membuat netizen merasa lega, karena itu berarti kucing ini tidak lagi dalam bahaya dan bisa

Advertisement

Advertisement

Perempuan Ini Hidup Bahagia Bareng Ratusan Kucing, padahal Awalnya Tak Suka


 



Duniahewan, perempuan pencinta hewan dari Kota Muscat di Oman bernama Maryam al Balushi rela berbagi tempat tinggal dengan 480 dan 12 anjing di rumahnya. Ia bahkan menghabiskan hampir USD8.000 (sekira Rp111.000.000) setiap bulannya untuk makanan dan tagihan dokter hewan hewan-hewan tersebut.

Mengutip dari Oddity Central, pensiunan pegawai negeri berusia 51 tahun ini tampak seperti penyayang hewan lainnya, tapi kenyataannya jauh sebelumnya dia tidak menyukai mereka, bahkan cenderung benci.

Semua itu dimulai pada 2008, ketika putranya membawa pulang seekor kucing Persia kecil sebagai hewan peliharaan. Ini sama sekali tidak disukai oleh Maryam, terutama karena putranya tidak benar-benar merawatnya.

 Seiring berjalannya waktu, Maryam mulai terbiasa dengan kucing peliharaannya, dan akhirnya menjadi tidak terpisahkan. Pada 2011, ia mengalami depresi berat dan memuji kucing pertamanya karena membantunya melewati masa sulit itu.

Di tahun-tahun berikutnya, Maryam mendedikasikan dirinya untuk membantu kucing liar dan membawanya ke rumah. "Semuanya dimulai pada 2008 ketika putra saya membeli kucing Persia kecil," ucap Maryam.

 Maryam juga mengatakan pada awalnya tidak senang dengan hewan peliharaan yang dibawa ke rumah hingga pada akhirnya mulai menyukainya dengan tulus. 

"Tuhan memberi manusia pikiran untuk berpikir, lidah untuk perasa jika dia sakit, dia bisa berobat, dan jika dia lapar dia bisa meminta makanan. Tetapi hewan itu diam dan tidak bisa berbicara, meski dalam bahaya yang sangat mematikan," jelas Maryam.

Awalnya dia mengurus kucing-kucing itu seorang diri karena tidak ada yang membantu. Ketika sudah pensiun, Maryam akan buru-buru pulang untuk memberi makan hewan peliharaannya dan memastikan mereka baik-baik saja. Tetapi sekarang dia mendedikasikan seluruh waktunya untuk mereka.

Maryam juga tidak menerima dukungan keuangan untuk merawat begitu banyak hewan peliharaan. Dia sangat senang untuk menanggung semua biaya itu, hingga kemudian mulai mem-posting foto di Instagram dan menemukan banyak pencinta hewan yang berpikiran sama yang lebih dari bersedia untuk menyumbang dan membantunya.

 Maryam menghabiskan biaya besar setiap bulan untuk makanan serta merawat 480 kucing dan 12 anjingnya. Sebagian besar ditanggung melalui sumbangan dari penggemar dan pendukungnya.

 Ia juga mengatakan hewan yang ada di sekitar manusia akan merasa sangat senang jika bisa mendapatkan kehidupan yang layak seperti halnya manusia.

Comments

Advertisement