Skip to main content

Featured

Kisah Kucing Ini Menginspirasi Ribuan Orang untuk Membantu Hewan Teraniaya

Duniahewan.net  - Philadelphia mungkin kota yang tangguh dalam banyak hal, tetapi di balik gemerlapnya ada hati emas. Maret lalu, kasus penyiksaan hewan yang mengerikan terekam dalam film. Video itu menunjukkan dua pemuda mengikat sepasang anjing dengan kucing tetangga yang dikenal sebagai Buddy di lingkungan East Frankford. Anjing itu menganiaya kucing itu dengan mengerikan sampai seorang tetangga melihat apa yang terjadi dan menyelamatkannya. Remaja berusia 12 dan 17 tahun ditangkap karena kekejaman terhadap hewan, dan anjing mereka disita oleh SPCA Pennsylvania (PSPCA). PSPCA juga mengambil alih perawatan Buddy, yang berada di ambang kematian saat dipindahkan ke fasilitas veteriner darurat BluePearl. Kucing itu syok, tidak responsif, dan pendarahan internal. Dokter hewan tidak yakin dia akan berhasil, tetapi mereka segera mengetahui bahwa Buddy adalah pejuang! Setelah kejahatan yang mengejutkan itu menjadi viral, orang-orang di Kota Philadelphia b

Advertisement

Advertisement

Tak hanya Manusia, Kucing Juga DiMumikan Pada Zaman Mesir Kuno


Duniahewan.net - Bukan rahasia lagi bahwa orang Mesir kuno adalah pencinta kucing. Hal ini ditegaskan pada sebuah temuan arkeologi terbaru.  Para arkeolog baru saja menemukan lusinan kucing yang dimumikan saat menggali sebuah pemakaman kuno berusia 6.000 tahun.

Selain kucing, di makam itu juga ditemukan 100 patung Bastet, dewi kucing, yang disepuh dengan perunggu. Mumi dan patung-patung tersebut ditemukan di tujuh sarkofagus Saqqara, sebuah situs di tepi kompleks piramida di selatan Kairo.  Menteri Barang Antik Mesir, Khaled el-Enany menyebut temyan ini diperoleh dalam misi arkeologi yang dimulai pada April lalu.

Dilansir dari The Guardian, makam tersebut berasal dari Dinasti Kelima Kerajaan Lama. Para arkeolog menilai makam ini tidak biasa karena fasad dan pintunya masih utuh.  Artinya, isi makam tersebut belum tersentuh, kata Mohamed Youssef direktur area Saqqara. Melihat hal ini, para ahli rencanannya akan menjelajahi wilayah ini beberapa waktu mendatang.

Mostafa Waziri, kepala Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir mengatakan, misi ini menjadi penemuan mamalia pertama di wilayah itu.  Dua mumi kucing ditemukan dalam sarkofagus batu kapur persegi panjang dengan tutup kubah yang berhiaskan tiga scarab (perlambang kumbang Mesir kuno) dicat hitam.

"Scarab pada mumi adalah sesuatu yang sangat unik. Ini adalah sesuatu yang sangat langka," ungkap WAziri.  "Beberapa hari yang lalu, ketika kami menemukan peti mati itu, mereka disegel dengan gambar scarab. Saya tidak pernah mendengar tentang mereka sebelumnya," sambungnya.

Pihak terkait, mengabadikan temuan ini dan kemudian mengunggahnya di sosial media milik Kementerian Barang Antik Mesir.  

Antonietta Catanzariti, kurator pameran Sackler Gallery Divine Felines: Cats of Ancient Egypt mengatakan, di Mesir kuno kucing dianggap sebagai dewa meskipun tidak benar-benar disembah.  

"Apa yang mereka lakukan adalah mengamati perilaku kucing," tegas Catanzariti dilansir dari NPR, Dari pengamatan tersebut, para warga Mesir kuno menciptakan dewa dan dewi. Kucing bukan satu-satunya hewan yang dijadikan dewa, tapi ada juga anjing, buaya, banreng, dan ular.


Comments

Advertisement