Skip to main content

Featured

Sifat anak kucing ini terlihat setelah diselamatkan dari kematian

Duniahewan.net  - Terkadang takdir begitu kebetulan sehingga dua kehidupan bertemu secara tidak sengaja! Seorang netizen baru saja pindah, tetapi setelah pindah, dia menemukan suara yang sangat aneh. Dia menemukan kotoran kucing susu kecil di sudut loteng.  Dia bertanya-tanya mengapa itu ada di sini, mungkinkah itu mantan pemiliknya ... Namun, setelah banyak bertanya, saya menemukan bahwa ini adalah anak kucing yang dibesarkan oleh pemilik sebelumnya, diperkirakan pemilik tidak mengetahui bahwa induk kucing sedang hamil, jadi dia hanya mengambil kucing besar dan meninggalkan tandu. anak kucing. Sehingga netizen harus membawa mereka ke rumah sakit, berharap untuk menyelamatkan nyawa mereka, tetapi tiga dari mereka gagal untuk bertahan hidup, hanya menyisakan satu kucing. Entah karena warnanya, kucing sapi kecil ini makan banyak setiap hari, tapi ini membuat netizen merasa lega, karena itu berarti kucing ini tidak lagi dalam bahaya dan bisa

Advertisement

Advertisement

Wajib Tau, Kenapa Kucing Mogok Makan ?


Duniahewan.net - Kucing mogok makan adalah hal yang biasa terjadi. Kucing yang menolak makan akan cenderung lemas, pasif, dan tidak responsif seperti biasanya.   Penyebab kucing mogok makan sangat beragam, dari yang sepele hingga yang genting dan mengancam nyawa.

Sebagai pemilik, Anda haruslah tenang dalam menghadapi kejadian seperti ini. Amati, kenali peyebabnya, baru kemudian lakukan langkah-langkah penanganan.  

Anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jatim 2, Indra Setiawati mengatakan bahwa penyebab kucing tak mau makan terkadang hanya soal sepele. 

Meski tak menutup kemungkinan, ada pula faktor-faktor yang berisiko lain yang harus segera mendapatkan penanganan medis sedari dini.

PENYEBAB KUCING MOGOK MAKAN

penyebab pertama kucing tak mau makan seringkali adalah karena kucing bosan pada menu makanan hariannya.   

"Sama seperti manusia, kucing juga bisa bosan. Dan ketika bosan, kucing akan diam dan menolak makanan yang disodorkan di hadapannya," ujarnya 

Penyebab kedua, bisa jadi kucing tengah berganti gigi. Dari gigi bayi ke gigi dewasa. "Sama juga seperti manusia, kucing akan berganti gigi. Hal ini terjadi di usia 4 hingga 5 bulan," paparnya.  

Penyebab ketiga, adalah karena kucing tengah sakit. Ketika demam melanda, atau ada masalah di pencernaannya, maka kucing akan menolak makan. Selera makan akan menghilang dan kucing akan lebih sering diam karena lemas.

CARA MENDETEKSI DAN DAN MENGATASINYA

Lantas bagaimanakah cara memilah penyebab yang pasti dari kucing yang tak mau makan? Amati dan deteksi!  Pertama, ambil kemungkinan si kucing hanya tengah mogok makan. 

Dalam kasus ini, segeralah ganti menu makanan hariannya dengan menu baru. Jika selama ini selalu menyantap dry food, maka sajikanlah wet food. Makanan basah lebih memiliki aroma kuat yang bisa memancing selera makan kucing.

Jika kucing tetap mogok makan, tak ada salahnya jika Anda pancing dengan menu ikan segar yang direbus kemudian dihaluskan. Atau, bisa pula dengan memancingnya menggunakan creamy treats atau cemilan semi cair untuk kucing.

Jika dua langkah tersebut belum juga membuat kucing mau makan, maka segera amati rongga mulutnya. 

"Amati gigi taringnya, apakah ada yang patah, atau malah terlihat baru mau tumbuh gigi."  

Jika tak ada tanda proses ganti gigi, atau kucing sudah berada di usia dewasa dan sudah melewati fase ganti gigi, maka cermati kondisi tubuh kucing untuk memperkirakan apakah ada gejala lain yang mengindikasikan kucing sakit.  

Anda bisa meraba cuping telinganya. Jika terasa panas, maka bisa dipastikan kucing tengah demam. Atau, Anda amati sekitar matanya. Jika di sudut mata terlihat selaput atau membran putih, maka bisa dipastikan kucing tengah demam juga sakit.

PERTOLONGAN PERTAMA

Jika ternyata kucing sakit, usahakan untuk membantu kucing mendapatkan asupan makanan dan cairan agar tak dehidrasi.  Untuk menambah tenaga dan meningkatkan imun, Anda bisa memberinya larutan air dan madu, atau kuning telur dan madu. 

Hindari memberi obat-obatan kimia tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.  "Jangan pernah memberi anti nyeri dari golongan paracetamol. Karena bagi kucing, paracetamol bisa menjadi racun," ujar dokter yang kesehariannya berpraktik di Perum Puri Indah, Keputran Purwosari, Pasuruan Jawa Timur ini.

Jika selama dua hari tetap menolak makan dan minum, maka Anda harus segera membawanya ke dokter. 

"Apalagi jika ditambah kucing memiliki gejala penyerta lain seperti muntah juga diare, maka kucing harus segera mendapatkan penanganan medis," imbuh Indra.  

Gejala muntah dan diare, apalagi jika disertai darah, memang harus diwaspadai dengan serius. Karena bisa jadi itu adalah penanda kucing terinfeksi virus.

Comments

Advertisement