Skip to main content

Featured

Kisah Kucing Ini Menginspirasi Ribuan Orang untuk Membantu Hewan Teraniaya

Duniahewan.net  - Philadelphia mungkin kota yang tangguh dalam banyak hal, tetapi di balik gemerlapnya ada hati emas. Maret lalu, kasus penyiksaan hewan yang mengerikan terekam dalam film. Video itu menunjukkan dua pemuda mengikat sepasang anjing dengan kucing tetangga yang dikenal sebagai Buddy di lingkungan East Frankford. Anjing itu menganiaya kucing itu dengan mengerikan sampai seorang tetangga melihat apa yang terjadi dan menyelamatkannya. Remaja berusia 12 dan 17 tahun ditangkap karena kekejaman terhadap hewan, dan anjing mereka disita oleh SPCA Pennsylvania (PSPCA). PSPCA juga mengambil alih perawatan Buddy, yang berada di ambang kematian saat dipindahkan ke fasilitas veteriner darurat BluePearl. Kucing itu syok, tidak responsif, dan pendarahan internal. Dokter hewan tidak yakin dia akan berhasil, tetapi mereka segera mengetahui bahwa Buddy adalah pejuang! Setelah kejahatan yang mengejutkan itu menjadi viral, orang-orang di Kota Philadelphia b

Advertisement

Advertisement

Kucing Ini Sangat Merindukan Majikannya Yang Sudah Meninggal, 2 Minggu Kemudian Kucing Ini Pun Menyusulnya


Duniahewan.net - Kehidupan ini banyak berlandaskan cinta dan kasih sayang. Berjuang untuk negara karena cinta pada negara, pernikahan dua sosok karena rasa cinta dan persahabatan dengan teman-teman juga karena cinta dan kasih sayang.

Bahkan, perasaan kasih dan sayang ini turut terjadi antara manusia dan hewan. Itulah kehidupan di dalam dunia ini.

Bak kata Charlie Chaplin dalam film The Great Dictator (1940), “Antara kita semua, sedang hidup saling tolong-menolong satu sama lain. Itulah nilai kemanusiaan.

Kita ingin hidup dan merasakan kegembiraan bersama dan bukan merasakan dan melihat kesengsaraan. ”

Dalam sebuah kisah terbaru, seekor kucing yang diberi nama ‘Abang’ tidak dapat menahan rindu pada kematian tuannya.

Tuannya itu adalah ayah kepada saudara Azreen MJ, yang berbagi kisah ‘Abang’ melalui halaman Faceboook miliknya.

Ayah Azreen, dianggap sebagai sahabat dan teman oleh ‘Abang’.

Hubungan mereka bukan sekadar binatang peliharaan-tuan saja bahkan lebih dari itu.

Ketika hidup, si kucing dan tuan ini makan bersama, ngobrol, dan bermanja setiap hari.

Bahkan, jika tuannya bersembahyang, ‘Abang’ tetap menemani di sisinya.

Almarhum ayah Azreen menjaga ‘Abang’ dengan sebaik-baiknya. Kebersihan, gizi, dan kesehatan selalu dilayani oleh ayahnya.

Ketika ayahnya meninggal, fisik dan emosi ‘Abang’ berubah seketika.

Dari seekor kucing yang sehat dan lucu, kucing ini menjadi kurus, sering termenung dan tidak aktif.

Makan tidak mau, main pun tidak mau.

Kondisi ‘Abang’ setelah kematian tuannya.
‘Abang’ seolah-olah menunggu kepulangan tuannya meskipun dia sadar tuannya itu tidak akan kembali.

Karena kasihan melihat Si Abang, Azreen membawa kucing ini mengunjungi kuburan almarhum ayahnya.

Perasaan ‘Abang’ sedikit senang mendengar hal itu dan mengeong setelah dua minggu tidak bersuara.

Ketika membawa ‘Abang’ ke pemakaman, ia menjadi bersemangat dan mampu menemukan pusara ayahnya meskipun ia tidak tahu lokasi sebenarnya pusara tuannya itu.

Ajaibnya, ‘Abang’ baring di sisi kubur itu dan mencium-ciumnya melepaskan rindu.

Muncul sedikit keceriaan dari air muka ‘Abang’ setelah muram sepanjang masa.

Cinta antara ‘Abang’ dan tuannya itu amat kuat dan membuktikan hubungan mereka luar biasa.

Namun demikian, ajal maut di tangan Tuhan. Pada hari Rabu lalu, dua minggu setelah kepergian tuannya, ‘Abang’ juga dijemput ajalnya.

Hari Rabu itu juga merupakan hari yang sama tuannya pergi buat selama-lamanya.

Mungkin karena tidak tahan rindu, cinta dan kasih sayang mereka berlanjut hingga akhir nyawa.

Selamat tinggal ‘Abang’, kau akan dikenang sebagai seekor kucing yang hebat.

Abang’ dikubur oleh Azreen MJ.

Comments

Advertisement