Menyalinkode AMP

Terkena air keras, Beruntung Tommy berjumpa dengan wanita ini.

Duniahewan.net - Di bulan Juni lalu, beberapa orang dengan sengaja menyiramkan air keras ke kepala seekor kucing hingga menyebabkan si kucing kehilangan sebelah matanya. Kucing itu tak berlaku nakal ataupun mengganggu, ia bahkan seekor kucing ramah yang senang menghampiri manusia. Namun sayang, keramahan si kucing dibalas dengan kekerasan.

Setelah kejadian itu, si kucing terasingkan. Orang-orang jijik melihatnya, padahal ia hanya ingin sedikit makanan dan kasih sayang dari orang sekitarnya. Ia berkeliaran menjadi kucing yang tak diinginkan di dataran tinggi California Desert, hingga ia ditemukan seorang wanita baik hati yang membawanya ke dokter hewan. Namun penderitaan si kucing tak berakhir di sana

Tidak hanya membutuhkan operasi pembedahan kulit guna “memperbaiki” wajah si kucing dari siraman air keras. Ternyata ia juga mengidap FIV positif, penyakit serupa dengan HIV pada manusia yang mematikan. (baca. “Sejenis Hiv Pada Manusia, Kucing Pun Bisa Terkena Fiv Namun Bukanlah Akhir Hidup Mereka”). Maka para dokter menyarankan euthanasia demi mengakhiri penderitaannya. Namun wanita penyelamat kucing itu tak mau menyerah begitu saja, ia tak ingin perjuangan si kucing selama ini disudahi dengan kematian.

Kehidupan yang diimpikan kucing berbulu orange pucat itu mulai terlihat saat penyelamatnya menghubungi rumah perlindungan kucing Milo Sanctuary di Burbank, California, yang dengan tangan terbuka mau menerimanya. Tempat tersebut merupakan organisasi non-profit yang mengkhususkan diri dalam memberi kesempatan hidup kedua bagi kucing cacat fisik, senior, maupun pengidap penyakit terminal. Hal pertama yang didapat si kucing di sana adalah nama, yaitu ‘Sir Thomas Trueheart’ atau kerap dipanggil Tommy.

Melalui donasi Tommy kemudian menjalani perawatan, dari mulai pengobatan hingga operasi bedah kulit. Perlahan Tommy merasakan nyaman pada wajahnya, ia tak merasakan sakit lagi. Meski harus menjalani pengobatan seumur hidup, tetapi Tommy sangat bersyukur karena ia berada di lingkungan manusia yang memiliki cinta kasih padanya. Tommy tak jarang memeluk dan mencium orang-orang di sekelilingnya. Ia sama sekali tak mendendam atas perilaku manusia yang pernah membuatnya menderita sampai nyaris merenggut nyawanya.

Tommy pun tak perlu khawatir bila tak mendapat adopter, karena di rumah perlindungan tersebut ia masuk dalam program Lifetime Foster, dimana ia diperbolehkan tinggal selamanya. Mengingat tak mudah juga merawat kucing pengidap FIV+ seperti Tommy. Banyak orang bersimpati pada Tommy mengirimkan donasi serta mainan yang membuat Tommy makin bahagia. Ia percaya rasa cintanya pada manusia akan berbalas pada akhirnya.

Comments

Popular posts from this blog

Kucing Ini Ngambek Setelah Bulunya Dipotong

Tanda Kucing Sudah Mengganggap Kita Sebagai Majikannya

Bercanda dengan kucing oren, cewek ini alami kejadian yang tak terlupakan

Apa Alasan Kucing Tega Memakan Anaknya Sendiri Ketika Baru Lahir ?

Baru Pindahan, Keluarga ini Kaget Menemukan Kucing Langka Dibalik Dinding Rumahnya

Blossom, Kucing Murah Senyum Yang Mendadak Viral