Menyalinkode AMP

sahabat kucingnya mati, Anjing ini terpaksa merawat anak yang ditinggalnya


Duniahewan.net - Zuca tak pernah menyangka jika ia harus kehilangan sahabatnya begitu cepat, Stout. Sang ibu, Ronda, mencemaskan keadaan Zuca yang selalu murung dari hari ke hari. Dahulu saat Zuca berkenalan dengan Stout, mereka tak butuh waktu lama untuk saling dekat meski berbeda jenis.

Zuca adalah seekor anjing pitbull campuran, sementara Stout adalah kucing. Kemanapun, mereka selalu bersama. Sampai Stout meninggal dunia karena usia tua. Tinggallah Zuca sendiri, menangisi Stout berkepanjangan hingga suatu hari ia bertemu Monkey.

Monkey adalah kucing kecil kehilangan induk, yang menjadi kucing pertama asuhan Ronda sepeninggal Stout. Sebelumnya Ronda memang seorang foster kucing, namun sempat vacuum karena kekhawatirannya atas Zuca. Hingga Ronda memutuskan untuk menjalani hidup seperti biasa, sebagai pembelajaran juga pada Zuca bahwa kenangan adalah sesuatu yang indah untuk diingat, bukan untuk terus hidup di dalamnya. Ternyata Zuca memahami maksud Ronda dengan cepat, tampak ia menyambut Monkey dan merawatnya dengan lembut. Monkey bukan lagi kucing pertama yang diasuh oleh Ronda, melainkan oleh Zuca.

Setelah Monkey, beberapa kucing lainnya menjadi anak asuh Ronda. Kembali, Zuca mengambil alih peran foster dari ibunya. Tanpa diajari dan tanpa diminta, Zuca langsung merengkuh semua kucing-kucing dalam asuhannya. Seolah sebagai wujud cinta Zuca pada Stout selama ini, berkembang menjadi cinta yang besar pada kucing-kucing malang di rumahnya.

Hidup Zuca tidak lagi muram. Setiap hari Zuca selalu tampak bersemangat dan bahagia dengan kucing-kucingnya. Ia juga terlihat gembira apabila kucing-kucing itu dijemput oleh orangtua barunya. Zuca kini mengerti bahwa hidup adalah perjalanan yang harus dijalani, ada yang datang dan ada yang pergi. Yang tersisa hanyalah kenangan, seperti kenangan yang ia miliki bersama sahabatnya, Stout.

Sudah lebih dari dua tahun Zuca menjadi foster kucing dan lebih dari 100 ekor kucing yang diasuhnya telah mendapatkan keluarga. Tak satupun kucing yang ditangisi Zuca, meski mungkin mereka tidak akan pernah bertemu lagi. Bagi Zuca perpisahan bukan lagi suatu yang menyedihkan, bila saat pertemuan ia telah memberi banyak cinta pada sahabat-sahabat kecilnya. Karena dengan itu mereka akan memiliki kenangan indah bersama yang dapat dimiliki selamanya.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kucing Ini Ngambek Setelah Bulunya Dipotong

Tanda Kucing Sudah Mengganggap Kita Sebagai Majikannya

Bercanda dengan kucing oren, cewek ini alami kejadian yang tak terlupakan

Apa Alasan Kucing Tega Memakan Anaknya Sendiri Ketika Baru Lahir ?

Baru Pindahan, Keluarga ini Kaget Menemukan Kucing Langka Dibalik Dinding Rumahnya

Blossom, Kucing Murah Senyum Yang Mendadak Viral