Skip to main content

Featured

Sifat anak kucing ini terlihat setelah diselamatkan dari kematian

Duniahewan.net  - Terkadang takdir begitu kebetulan sehingga dua kehidupan bertemu secara tidak sengaja! Seorang netizen baru saja pindah, tetapi setelah pindah, dia menemukan suara yang sangat aneh. Dia menemukan kotoran kucing susu kecil di sudut loteng.  Dia bertanya-tanya mengapa itu ada di sini, mungkinkah itu mantan pemiliknya ... Namun, setelah banyak bertanya, saya menemukan bahwa ini adalah anak kucing yang dibesarkan oleh pemilik sebelumnya, diperkirakan pemilik tidak mengetahui bahwa induk kucing sedang hamil, jadi dia hanya mengambil kucing besar dan meninggalkan tandu. anak kucing. Sehingga netizen harus membawa mereka ke rumah sakit, berharap untuk menyelamatkan nyawa mereka, tetapi tiga dari mereka gagal untuk bertahan hidup, hanya menyisakan satu kucing. Entah karena warnanya, kucing sapi kecil ini makan banyak setiap hari, tapi ini membuat netizen merasa lega, karena itu berarti kucing ini tidak lagi dalam bahaya dan bisa

Advertisement

Advertisement

Sulit bernapas dan tak bisa makan selain cairan, Wolfie “si kucing serigala” tetap bisa hidup bahagia


Duniahewan.net - Jacqueline Santiago tak kuasa menahan senyum jika melihat wajah Wolfie, seekor kucing kecil dengan wajah tak biasa. Banyak yang mengatakan kucing berusia 12 minggu itu mirip serigala, hmm.. mungkin benar, tapi justru itu yang membuat si kucing mungil berbulu abu-abu terlihat lucu. Maka Jacqueline memanggilnya Wolfie, yang diartikan serigala kecil.

Wolfie adalah satu-satunya kucing yang selamat dari tiga kucing yang ditemukan Jacqueline di sebuah area parkir di Los Angeles. Mereka baru berusia 5 minggu, dengan berat kurang lebih 15 ons, dalam keadaan dingin dan lapar. Jacqueline yang kebetulan satu seorang pendiri kelompok penyelamat hewan, Friends for Life Rescue Network, langsung menolong anak-anak kucing itu. Sayang kedua saudara Wolfie tidak bisa melewati malam itu. Hanya tinggal Wolfie yang masih berjuang hidup.

Kondisi Wolfie tidak bisa dikatakan lebih baik dari kedua saudaranya. Ia terus-menerus muntah, tidak nafsu makan dan kesulitan bernapas. Bahkan Wolfie tidak bisa menelan setetes airpun. Jacqueline yang sudah berpengalaman merawat anak-anak kucing tanpa induk, mulai khawatir dengan keadaan Wolfie. Melalui x-ray terlihat kerongkongan Wolfie seperti membengkak, sehingga menghalangi makanan menuju ke perut. Sementara sisa makanan dalam kerongkongan menekan trakea, sehingga menyulitkan Wolfie bernapas.

Dokter kemudian mengambil dan membersihkan sisa-sisa makanan di kerongkongan Wolfie. Dengan harapan dapat memberi jalan agar cairan bisa masuk ke dalam perut. Itupun posisi Wolfie harus berdiri tegak saat diberi cairan. Jacqueline sedikit lega, tetes demi tetes cairan kini dapat ditelan Wolfie. Setiap dua jam sekali Jacqueline memberi asupan cairan pada Wolfie dan merawatnya dengan telaten di rumah, karena nyaris setiap saat Jacqueline harus memastikan Wolfie tidak muntah.

Perlahan Wolfie mendapatkan kekuatan untuk melawan sakitnya. Ia mulai dapat bernapas dengan lebih baik, dan berangsur membaik dari hari ke hari. Tetapi perjalanan Wolfie belum selesai. Saat usianya mencukupi, Wolfie harus menjalani operasi agar bisa bernapas leluasa dan makan tentunya. Sementara ini Wolfie hanya mengonsumsi cairan, namun tak perlu lagi dibantu oleh Jacqueline. Wolfie sudah pandai minum sendiri.

Menjelang operasi, Jacqueline menggalang dana sebesar 5000 $US untuk membiayai pengobatan Wolfie. Ia juga memutuskan untuk mengadopsi Wolfie-si kucing serigala yang selalu membuatnya tersenyum. Seolah mengerti perjuangan sang ibu demi kesehatannya, Wolfie tak pernah terlihat murung. Wolfie bermain, berkejaran dengan kucing lain, dan mendekap ibunya. Wolfie menunjukkan betapa hidupnya bahagia bersama Jacqueline.

Comments

Post a Comment

Advertisement