Skip to main content

Featured

Sifat anak kucing ini terlihat setelah diselamatkan dari kematian

Duniahewan.net  - Terkadang takdir begitu kebetulan sehingga dua kehidupan bertemu secara tidak sengaja! Seorang netizen baru saja pindah, tetapi setelah pindah, dia menemukan suara yang sangat aneh. Dia menemukan kotoran kucing susu kecil di sudut loteng.  Dia bertanya-tanya mengapa itu ada di sini, mungkinkah itu mantan pemiliknya ... Namun, setelah banyak bertanya, saya menemukan bahwa ini adalah anak kucing yang dibesarkan oleh pemilik sebelumnya, diperkirakan pemilik tidak mengetahui bahwa induk kucing sedang hamil, jadi dia hanya mengambil kucing besar dan meninggalkan tandu. anak kucing. Sehingga netizen harus membawa mereka ke rumah sakit, berharap untuk menyelamatkan nyawa mereka, tetapi tiga dari mereka gagal untuk bertahan hidup, hanya menyisakan satu kucing. Entah karena warnanya, kucing sapi kecil ini makan banyak setiap hari, tapi ini membuat netizen merasa lega, karena itu berarti kucing ini tidak lagi dalam bahaya dan bisa

Advertisement

Advertisement

Semangat hidup dari seekor kucing untuk para pasien berpenyakit stadium lanjut


Duniahewan.net - Satu momen yang dirindukan oleh para pasien di sebuah rumah sakit di California adalah kedatangan Duke, kucing berbulu tuxedo, yang menjadi pelipur lara mereka. Jangan dibayangkan Duke bermain sirkus untuk menghibur pasien lho yaa, karena Duke hanya duduk di kereta dorong bersama paramedik yang akan memeriksa pasien. Iya, memang cuma itu saja yang dilakukan Duke.

Kucing bernama lengkap Duke Ellington Morris itu, setiap hari Senin berkunjung ke UCSF Medical Center, California. Tujuan Duke adalah menengok setiap pasien di sana, terutama pasien dengan penyakit stadium lanjut, dimana pengobatan medis sudah tidak mungkin dapat menyembuhkan lagi.

Kebanyakan pasien dalam kondisi tersebut biasanya mengalami kegelisahan, stress, depresi, bahkan rasa putus asa mendalam hingga ingin mengakhiri hidup. Berkat Duke, semua pasien mampu melewati masa-masa tersebut, bahkan kembali bersemangat menjalani hidup. Padahal sekali lagi, Duke hanya duduk di kereta dorong. Tidak lebih.

Selagi pasien diperiksa oleh paramedik, Duke memperbolehkan pasien untuk menyentuh dan membelainya. Meski memang hanya duduk, tetapi Duke adalah seekor kucing terapi yang mampu memberikan ‘penyembuhan’ psikologis bagi para pasien. Melalui sentuhan dan gelombang dengkuran yang dimilikinya, Duke membantu pasien untuk menurunkan tekanan darah dan menstabilkan emosi. Para pasien mengakui pertemuan mereka dengan Duke membawa banyak perubahan positif dalam kondisi kesehatan mereka..

Dulu tak seorang pun mengetahui kemampuan Duke, sampai Duke diselamatkan dan tinggal di penampungan San Francisco SPCA, lalu menjalani pelatihan sebagai kucing terapi. Kerja sama rumah sakit dengan pihak penampungan menjadi jembatan bagi Duke untuk membuktikan kemampuannya. Tidak hanya menjadi seekor ‘terapis’ bagi pasien, tetapi juga bagi para dokter dan staf rumah sakit yang merasa lebih produktif bekerja semenjak kehadiran Duke.

Setiap kali melihat Duke di koridor rumah sakit, semua dokter dan staf rumah sakit yang berpapasan dengannya tak bisa menahan diri untuk tersenyum dan membelai Duke. Meski Duke pernah hidup tersia-sia di jalanan tanpa seorang membantunya, namun Duke tak pernah mempermasalahkan hal itu. Ia telah mendapatkan kehidupan bahagia bersama keluarga dan seorang gadis cilik, Isa Morris, sebagai sahabatnya. Kebahagiaan kucing berusia 8 tahun itu semakin lengkap ketika ia dapat membantu banyak orang meraih harapan dalam hidup.

Comments

Post a Comment

Advertisement