Skip to main content

Featured

Kucing ini menggendong kelinci" di punggungnya dan membawanya pulang kerumah

Duniahewan.net  - Seorang petugas PO yang memposting foto kucingnya, tetapi sesosok mahluk kecil lain di foto itu menarik perhatian netizen. Dari kejauhan, seekor kucing tampak membawa "ransel kelinci", tetapi setelah melihat lebih dekat, ditemukan bahwa ini adalah bukan ransel tetapi kelinci yang nyata.  Kelinci ini tampak selalu menempel bagaikan anak yang ini menyusu. Petugas itu menjelaskan bahwa kelinci yang menempel di punggung kucing adalah kelinci kerdil bertelinga tinggi bernama "Kinao (キナオ)", yang empat tahun lebih tua dari kucing.  Tetapi karena kucing tumbuh lebih besar dan di bawah pengaruh manusia, Jadi kucing tersebut akrab dengan segala hal. jadi kelinci tersebut menjadi pengikut  kucing, menjelma sebagai "ransel kelinci" yang menempel pada kucing itu sepanjang hari, Kemana pun kucing itu pergi dia selalu berada di punggung. mungkin karena kehangatan dari buku kucing tersebut membuat dia nyaman berada dip

Advertisement

Advertisement

Niatnya mau tagih uang sewa, pemilik rumah ini marah tahu si penyewa hilang dan malah meninggalkan 30 ekor kucing dalam kondisi yang mengkhawatirkan


Duniahewan.net - Niatnya mau tagih uang sewa,  pemilik rumah ini marah tahu si penyewa hilang dan malah meninggalkan 30 ekor kucing dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Insiden tersebut terjadi baru-baru ini di distrik Dongdaemun-gu, Seoul, Korea Selatan. 

Pemilik officetel (apartemen perkantoran) datang ke apartemen karena penyewa belum membayar sewa selama beberapa bulan. 

Saat tiba di lokasi, orang ini panik ketika melihat 30 kucing berserakan di apartemen, sementara si penyewa sudah menghilang dan hanya meninggalkan surat yang menyuruhnya untuk menyerah.

Kucing-kucing tersebut merupakan jenis persilangan British Longhair.

Kucing-kucing itu berkumpul dalam kelompok 5-6 ekor di lemari, laci, kusen jendela dan beberapa tempat lainnya.

Kotoran dan kencing kucing ada di mana-mana dan tidak dibersihkan.

Hal ini tentunya membuat kekhawatiran mengenai kesehatan kucing-kucing ini.

Kucing dengan karakteristik fisik yang sama terlihat berkumpul di tumpukan sampah kering yang sama.

Kucing-kucing ini ditinggalkan dalam kondisi tidak ada makanan dan air.

Mereka berharap mendapat bantuan dari semua orang untuk dapat merawat kucing-kucing tersebut dengan baik tanpa harus khawatir dengan biaya, serta segera menemukan keluarga baru untuk mereka.

Beberapa komentar dari netizen Korea:

"Apakah orang ini benar-benar sakit jiwa. Jika dia tidak dapat dimintai pertanggungjawaban, mengapa dia melakukannya?"

"Sepertinya bisnis breeder tidak berjalan seperti yang diharapkan."

"Jika kita tidak menangkap dan menghukum orang itu, ini akan terjadi lagi."

Pada akhir September 2021, draf amandemen Civil Law mengenai hewan bukan objek dan harus diberi status hukum yang diajukan oleh Kementerian Kehakiman Korea telah disetujui pada rapat Kabinet.


RUU itu diajukan ke Majelis Nasional Korea pada 1 Oktober 2021 tetapi belum disahkan. 

Jika RUU ini disahkan, tingkat kompensasi atau hukuman untuk kasus penganiayaan atau penelantaran hewan serupa akan meningkat.



Comments

Advertisement