Skip to main content

Featured

Setiap Minta Makan, Induk Kucing Liar Selalu Meminta Makanan untuk “Dibungkus” Sebelum Membawanya Pergi, Orang–orang Penasaran dan Mengikutinya Diam-diam, dan Alasannya Sangat Menyentuh

Duniahewan.net  - Di sebuah jalan di Korea Selatan, ada kucing liar yang sangat istimewa, dia akan berjalan-jalan dengan sekantong makanan setiap hari. Kucing oranye ini merupakan salah satu kucing liar yang ada di komunitas ini, yang setiap hari bergantung pada makanan yang diberikan oleh seorang wanita yang baik hati untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kucing liar lainnya secara naluri akan pergi setiap kali mereka sudah menghabiskan makanan mereka. Tapi, kucing oranye ini yang sangat istimewa, setiap selesai makan dia akan mengeong kepada wanita itu, seolah mengingatkan sesuatu. Awalnya wanita itu tidak tahu apa maksud kucing itu, tetapi dia melihat kucing itu menatap lurus ke arah sisa makanan. Jadi dia mencoba memasukkan sisa makanan ke dalam kantong plastik dan memberikannya kepada induk kucing itu. Yang mengejutkannya, kucing oranye pintar ini benar-benar ingin makanan itu untuk dibungkus. Setiap kali wanita itu menyerahkan makanan yan

Advertisement

Advertisement

Layaknya Jiwa Tertukar, Kucing Ini Berperilaku Layaknya Seekor Anjing


Duniahewan.net - Pasangan muda Andrey dan Anastasia mengadopsi seekor kucing Maine coon yang berasal dari Rusia.

Bukan hanya bertubuh besar, tapi ternyata ada banyak hal menarik dari kucing miliki pasangan muda ini.

Kucing milik Andrey dan Anastasia ini memiliki bulu hitam, lebat, dan halus.

Dengan badan besar dan bulu hitam legam, banyak orang menyebut kucing mereka mirip dengan macan kumbang.

Kucing menggemaskan ini tidak hanya menarik perhatian pemiliknya tapi juga banyak orang di media sosial.

Tingkah dan keanggunan kucing ini membuat pemiliknya membuatkan akun TikTok dan Instagram untuknya. Bahkan pengikut akun itu sudah mencapai 440 ribu, lo.

Kucing yang diberi nama Vincent ini ditemukan pemiliknya di sebuah situs yang menawarkan adopsi kucing tersebut.

Pasangan yang memang sedang mencari hewan peliharaan itu pun langsung mengambil Vincent untuk dijadikan anggota keluarga.

Vincent datang ke rumah barunya saat masih anak-anak.

Dengan pertumbuhan yang cepat Vincent bisa memiliki berat 9 kg pada usia 11 bulan.

Bahkan berat itu diperkirakan akan terus bertambah seiring bertambahnya usia.

Memiliki badan besar, membuat Andrey mengaku bahwa menggendong Vincent adalah hal yang cukup sulit.

Selain bertubuh besar, Andrey menjelaskan bahwa kucing miliknya ini tumbuh dengan anggun dan selalu memberikan perhatian pada ia dan istrinya.

Bahkan ia menceritakan bahwa sesekali Vincent bisa menujukan sikap peka terhadap rasa sakit yang dialami manusia.

Dengan tubuh besarnya, Vincent tetap masih anak-anak yang memiliki rasa ingin tahu.

Kucingnya ini sering mengawasi semua kegiatan yang ia dan istrinya lakukan.

Bahkan hal itu dilakukan di manapun baik di kamar mandi, lemari, hampir di seluruh sudut rumah.

Hal unik dari Vincent adalah hobinya bermain yang mirip seperti anjing.

Vincent sangat suka bermain dengan bola kecil yang dibuat dari kertas timah.

Dengan menggunakan bola kecil itu, Vincent akan menunjukan kemahirannya bermain sepak bola.

Bila bosan, Vincent akan menggigit bola itu dan membawanya ke Andrey atau Anastasia untuk diajak bermain.

Permainan yang dilakukannya adalah melempar bola yang kemudian akan dikerjanya dan diberikan kembali pada pelempar bola.

Tentunya ini sangat mirip dengan permainan yang disukai anjing.

Hal menyentuh yang lain dari Vincent adalah reaksinya yang sangat emosional.

Kucing ini akan memberikan respons saat Andrey atau Anastasia sedang bersin.

Vincent akan memberikan sebuah tanggapan dengan suara atau reaksi tubuh.

Karena kecintaan pada Vincent, pasangan muda ini tidak pernah merasa keberatan duduk bersama di meja makan di waktu makan...

Ukuran besar kucing ini membuatnya seperti manusia yang duduk di kursi meja makan.

Sesekali Vincent juga duduk di meja makan, sofa, atau bak cuci piring yang lebar.

Walau memiliki tubuh besar, Vincent tidak mengeluarkan suara 'meong' yang keras.

Kucing ini justru hanya bersuara lembut dan menyenangkan untuk didengar.

Andrey mengakhiri ceritanya dengan mengajak teman-teman untuk lebih menyiapkan diri saat memutuskan untuk mengadopsi sebuah hewan peliharaan khususnya kucing.

Menurutnya merawat hewan peliharaan bukanlah hal yang mudah sehingga harus dipikirkan dengan baik.

Dengan begitu hewan peliharaan yang dimiliki bisa terawat dengan baik.

Nah, itu tadi kisah Vincent kucing besar yang suka bermain seperti anjing.

Sumber : The DoDo

Comments

Advertisement